UNU NTB Hadirkan “Ekspor Center UNU NTB”

Mataram, 12 April 2026 — Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus yang hadir untuk masyarakat melalui peluncuran Ekspor Center UNU NTB, sebuah pusat pembelajaran dan pengembangan ekosistem ekspor terintegrasi yang melibatkan mahasiswa, pelaku usaha, serta masyarakat desa.

Rektor UNU NTB, Dr. Baiq Mulianah, menjelaskan bahwa kehadiran Ekspor Center merupakan bagian dari ikhtiar kampus dalam menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. Menurutnya, ekspor center ini bukan hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga wadah pemberdayaan bagi para pelaku usaha untuk memahami ekosistem ekspor secara menyeluruh.

«“Ekspor Center UNU NTB hadir sebagai bagian dari ikhtiar memberikan kebaikan kepada masyarakat luas. Ini menjadi tempat belajar bagi mahasiswa dan pelaku usaha untuk mengenal ekosistem ekspor yang terintegrasi. UNU NTB berkomitmen melahirkan sarjana yang berkualitas, yang siap mengabdi kepada masyarakat sejak masih kuliah hingga setelah lulus nanti,” ujarnya.»

Dosen yang menggawangi Ekspor Center UNU NTB, Supiandi, menambahkan bahwa kampus memiliki modal strategis berupa jaringan global yang terus berkembang, baik dalam bidang akademik maupun industri. Menurutnya, kekuatan ini harus dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Ekspor Center UNU NTB hadir dengan peran sebagai agregator dan penghubung antara buyer internasional dengan para produsen desa, mulai dari petani, peternak, hingga nelayan. Seluruh proses, mulai dari negosiasi, quality control, administrasi, sertifikasi, pembayaran, hingga logistik, ditangani secara profesional oleh tim Ekspor Center.

«“Kampus memiliki kemampuan inovasi dan adaptasi yang tinggi. Ini memudahkan kami dalam memenuhi standar yang diminta buyer internasional, sekaligus memastikan manfaat ekonomi benar-benar sampai ke masyarakat akar rumput,” jelas Supiandi.»

Komitmen tersebut telah membuahkan hasil nyata. Pada 11 April 2026, Ekspor Center UNU NTB sukses melakukan pengiriman komoditas unggulan NTB berupa kopi ke Korea Selatan dan kemiri ke Jepang. Ke depan, tim juga tengah mempersiapkan permintaan buyer dari Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Malaysia, Vietnam, Singapura, hingga Eropa.

Langkah besar ini turut diperkuat dukungan berbagai mitra strategis, di antaranya Bank Indonesia, Bea Cukai Mataram, Badan Karantina NTB, serta Dinas Perindag Provinsi NTB, yang bersama-sama mendorong lahirnya ekosistem ekspor yang sehat dan berkelanjutan.

Lebih dari sekadar pusat perdagangan, Ekspor Center juga menjadi ruang pembelajaran hidup bagi mahasiswa. Raihan Candra Firmansyah, Mahasiswa Berprestasi Fakultas Ekonomi, mengaku pengalaman terlibat langsung telah mengubah cara pandangnya tentang teori ekonomi internasional.

«“Di kelas, Pak Supiandi mengajarkan bahwa perdagangan antarnegara dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara. Saya kira itu hanya teori. Namun setelah terjun langsung, saya melihat sendiri kebahagiaan petani kemiri di Bima dan petani kopi robusta di Sembalun saat menerima hasil penjualan mereka. Ada yang menggunakannya untuk tambahan modal, bahkan untuk menyekolahkan anak-anaknya. Di situlah saya memahami bahwa perdagangan internasional benar-benar menghadirkan kesejahteraan yang nyata.”»

Senada dengan itu, Ahmad Hikam Bariki, Ketua Himpunan Mahasiswa, menilai keterlibatan langsung mahasiswa dalam proses teknis ekspor menjadi pengalaman yang sangat berharga.

«“Kami tidak hanya mendapatkan inspirasi dan narasi tentang ekspor, tetapi benar-benar terjun bekerja secara teknis. Dari diajarkan dasar-dasarnya, lalu dipercaya menangani packing dan logistik. Sangat seru, penuh ilmu, dan pengalaman nyata.”»

Sementara itu, Andi Hidayatullah, mahasiswa semester 6, melihat Ekspor Center sebagai ruang pembelajaran yang lebih luas, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga nilai dan filosofi perdagangan lintas negara.

«“Saya pernah membaca sejarah Rasulullah sebagai pedagang lintas negeri yang ulung dan sukses. Kehadiran Ekspor Center ini menjadi wadah kami untuk belajar menjadi pedagang antarnegara. Pendekatan yang dihadirkan Pak Supiandi sangat komprehensif—mulai dari filsafat berpikir, strategi, hingga praktik lapangan sebagai eksekutor. Dari pengalaman ini, saya mengajak mahasiswa, bahkan di luar UNU NTB, untuk bersama-sama belajar menjadi pengusaha lintas negara.”»

Kehadiran Ekspor Center UNU NTB menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya melahirkan lulusan, tetapi juga menghadirkan harapan, membuka akses pasar global, serta menumbuhkan kesejahteraan dari desa untuk dunia. Dari ruang kelas ke pelabuhan ekspor, dari teori menuju dampak nyata, mahasiswa UNU NTB sedang menulis masa depan baru: belajar, mengabdi, dan mengangkat martabat ekonomi bangsa melalui perdagangan global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *